Text Box: Latar Belakang
Instalasi Laboratorium RSU Banyumas dalam pelayanan pernah melakukan pemeriksaan kultur dan sensitivitas tes yang masih bersifat sederhana dan tidak sesuai dengan standar pemeriksaan dan kemudian berhenti selama empat (4) tahun. Sebagai RS Pendidikan pemeriksaan kultur dan sensitivitas tes sangat penting dalam menegakkan diagnosa penyakit pasien untuk mengetahui kuman penyebab infeksi dan sensitivitas kuman terhadap antibiotika. Dengan pemeriksaan kultur dan sensitivitas tes diagnosis infeksi dapat ditegakkan secara akurat dan dapat memilih antibiotika yang tepat. Dengan demikian Intalasi Laboratorium RSU Banyumas dipandang perlu untuk membuka pelayanan pemeriksaan kultur dan sensitivitas tes.
Tujuan.
Apakah dengan membuka pelayanan pemeriksaan kultur dan sensitivitas tes di Instalasi Laboratorium RSU Banyumas serta sosialisasi kepada 30 anggota Komite Medis RSU Banyumas selama 6 bulan, pelatihan bagi Analisis di bagian Patologi Klinik RS Sardjito dapat meningkatkan permintaan pemeriksaan kultur dan sensitivitas tes dari 0 menjadi 10 permintaan per bulan ?
Pelaksanaan kegiatan
Kegiatan di mulai pada 18 Maret 2005—Kegiatan selesai Minggu ke-IV Desember 2005, Langkah –langkah yang dilakukan :
Melakukan rapat kordinasi bersama staf laboratorium pada tanggal 18 Maret dan15 April  20005
Menyampaika maksud akan tujuan pelayanan kultur dan sensitivitas tes di Instalasi Laboratori
Mengirim tenaga Analis Kesehatan Instalasi Laboratorium untuk pelatihan di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, tanggal 2 dan 31 Mei 2005
Melakukan kordinasi untuk membahas usulan pengadaan alat dan bahan pemeriksaan pada 6 Juni 2005
Melakukan persiapan ruang pemeriksaan kultur dan sensitivitas tes bersama IPSRS (sementara bersama ruang tranfusi darah)
Mensosialisasi kegiatan akan dibukanya pelayanan pemeriksaan kultur dan sensitivitas tes dan himbauan untuk mengirim pemeriksaan tersebut, di forum pertemuan Komite Medis, Juni 2005
Melakukan pengadaan bahan dan alat pemeriksaan kultur dan
Text Box: PERUBAHAN  TRANFORMASIONAL MELALUI PSBH
Pertanyaan yang sering muncul didalam diri kita masing-masing, “apakah RS kita sudah berubah…?” , bagi yang sering mengenal masalah rumah sakit dan bertindak maka anda termasuk “Yang melakukan perubahan RS untuk kemajuan”. dan bagi anda yang suka dengan keadaan sekarang dan masa lalu atau here and now maka anda termasuk dalam percepatan penyusutan masa depan, mengapa demikian ? Karena di RS “Tiada detik tanpa masalah. Dengan penemuan masalah dan solusi kegiatan melaui pendekatan PSBH. (problem solving for better healt hospital) yang berarti meringankan beban masalah.
	Kegiatan-kegiatan PSBH untuk mengatasi maslah di unit kerja masing-masing yang dilakukan secara berkesinambungan menunjukan bahwa kita telah melakukan perubahan,  apakah  termasuk dalam skala perubahan besar atau perubahan kecil.
	Orang-orang “linier” mengasumsikan bahwa PSBH hanya perubahan kecil “sebutir partikel debu”.tetapi sebagai problem solver (penyelesai masalah) harus tetap bangga, mengapa?, karena sekecil apapun dalam perubahan merupakan hasil suatu analisis rasional dan proses perencanaan. Perubahan dengan solusi masalah yang ada merupakan suatu tujuan yang diinginkan dengan serangkaian langkah-langkah khusus untuk mewujudkannya, dan yang penting justru dampak yang timbul akibat perubahan kecil mempunyai manfaat yang sangat besar dan bahkan turbulen diluar perkiraan akal sehat kita. Hal tersebut memicu kepada perubahan yang besar RSU Banyumas menuju perubahan tranformasional
Perubahan tranformasional (tranformasional change), merupakan perubahan yang mendalam yang menuntut cara baru untuk berpikir dan berperilaku, sehingga dengan PSBH melahirkan dan membangkitkan inovator-inovator  muda (pembaharu) untuk menuju visi RSU Banyumas menjadi  RS Pendidikan yang bermutu tinggi seimbang dan komprehensif serta mempersiapkan bentuk lembaga RSU Banyumas menjadi Badan Layanan Umum (BLU) sebagai pengganti unit swadana. Perubahan dengan PSBH tersebut mengubah secara mendasar pola tindakan kita, dan mencakup pengambilan risiko, sehingga kita bisa melepaskan diri posisi budaya statis, tanpa kejutan tanpa prestasi. 
	Dengan hal tersebut, Tim Sukses PSBH Award RSU Banyumas mengucapkan “SELAMAT dan SUKSES menjadi TRANFORMASIONAL CHANGE” kepada  Para Ploblem Solver yang telah menyelesaikan risalahnya.


Text Box: AGENDA 
 Minggu I dan II Maret 2008, Identifikasi Succes Story, Penentuan nominasi PSBH Award
Minggu III Maret 2008 Sinkronisasi dokumen dan Bimbingan dari Tim Sukses RSU Banyumas 
Minggu IV Maret 2008, Bimbingan dari YIMS Jakarta
Minggu I April 2008, Penilaian PSBH Award Oleh DHF New York, USA.
Minggu II-III April 2008, Seremonial Sertifikasi “PSBH AWARD bagi RSU Banyumas”
Text Box: MENU EDISI INI
Text Box: News Progress PSBH

Sun

Mon

Tue

Wed

Thu

Fri

Sat

 

 

 

 

 

 

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

26

27

28

29

30

31

 

 

 

 

 

Suplemen bulletin balance edisi khusus psbh

RESONANSI

UPAYA MEMBUKA PELAYANAN PEMERIKSAAN KULTUR DAN

SENSITIVITAS TEST DI INSTALASI LABORATORIUM

RSU BANYUMAS TAHUN 2005

dr. TRI LAMPITO, Sp.PK

 

 

 

 

 

 

EDISI 3 / 24 MARET 2008

Bersambung ke halaman 2 .....

Resonansi

1

Sukses Story

1

Tim Sukses

PSBH Award

2

Galery

2

Ramu an

Anti Stress

 

2