Text Box: Secara sistem pencatatan dan pelaporan pendapatan rumah sakit, kondisi keuangan peningkatan yang bermakna dan tercapai tujuannya,  akan tetapi secara nyata masih tingginya terdapat pasien yang belum memenuhi kewajiban membayar biaya setelah menjalani perawatan rawat inap (mondok). Hal tersebut dipengaruhi beberapa faktor diantaranya kurang koordinasi antara bidang keuangan dengan ruang perawatan Instalasi Rawat Inap, pasien kurang menyadari kewajibannya, kurangnya informasi dari petugas rawat inap, data pasien kurang lengkap sehingga menyulitkan untuk melacak alamat pasien dan lain sebagainya. 
menunjukan bahwa rata-rata tunggakan pasien mencapai Rp. 1.307.807,-/bulan dengan pembayaran tunggakan sebesar 31,42 % sehingga hal tersebut  berdampak pada perputaran uang yang dan sistem keuangan (acrual acutansi)
TUJUAN
Apakah dengan perbaikan koordinasi sistem pembayaran dan tunggakan antara Bidang Keuangan dengan seluruh Ka. Ruang Perawatan setiap Text Box: bulan sekali, Sosialisasi sistem tunggakan pasien mondok kepada semua kasir dan 12 Perawat pelaksana selama satu minggu, Memotivasi pada setiap anggota keluarga pasien yang akan menunda pembayaran oleh Ka. Ruang Perawatan dan Kasir, peningkatan kontunitas surat tagihan tunggakan pembayaran serta monitoring pembayaranan tunggakan pasien di Bidang Keuangan selama 3 bulan, dapat meningkatkan pembayaran tunggakan pasien rawat inap dari 31,42% menjadi 75 %?
Pelaksanaan kegiatan
Kegiatan dimulai bulan Maret minggu pertama 2005, kegiatan selesai pada minggu ke-4 Mei 2005.
Pelaksanaan kegiatan dengan tahapan sebagai berikut :
Menyampaikan masalah tunggakan pasien mondok di Bidang Keuangan pada rapat kordinasi internal 3 Maret 2005
Melakukan pengecekan pembayaran pasien pulang pada bulan pembayaran pasien pulang Jumat  4 Maret 2005
Memperbanyak surat pernyataan Text Box: bagi pasien yang belum lunas pembayaran yang ditanda tangani oleh keluarga pasien, berapa lama kesanggupan untuk melunasi, 4 Maret 2005
Mengadakan koordinasi dengan Kepala Ruang Instalasi Rawat Inap pada rapat kordinasi tentang perbaikan sistem tunggakan dan pembayaran tunggakan pasien mondok pada Rabu, 9 Maret 2005
Membuat dan mengirimkan tagihan bagi pasien yang sudah jatuh tempo tanggal kesanggupan pembayarannya, 10 Maret 2005, kemudia setiap bulan baik tagihan baru maupun tagihan ulang
Memotivasi Petugas Ruang Perawatan dalam hal pesan-pesan pasien pulang atas biaya yang ditanggung (boleh nunggak tetapi jangan sampai jatuh tempo)
Memonitor kerjasama antara kasir dan petugas ruang perawatan setiap minggu


Text Box: Seseorang  yang baru bekerja di rumah sakit pada hari-hari pertama secara otomatis sudah bisa merasakan ada masalah dalam unit kerjanya, dan secara tradisional masalah tersebut lambat laun hilang ditelan rutinitas, Anda merasakan demikian ? Bagi yang merasa “Ya” berarti hardis otak Anda sudah dipakai 1 % dengan RAM 1 milyar giga dan dengan super cepat  muncul masalah tersebut saat ini, tetapi bagi yang merasa “Tidak” maka otak Anda masih original tetapi tidak laku untuk dijual ke Perusahaan ide, karena komponen otaknya tidak conect dengan layar perkembangan dan permasalahan rumah sakit
Text Box: 	RSU Banyumas yang kita cintai dan sebagai tempat pengabdian kita kepada bangsa dan Negara bila dilihat dengan mikroskop terkini dengan sinar XX, kita bias melihat bahwa “setiap detiknya terdapat 5 x 330 masalah baru”, sehingga masalah yang baru tumbuh maupun yang sudah mengkristal perlu di lakukan pemecahan dan tindakan dengan segera untuk kebahagian dan kenyaman kita bersama. Sebagai contoh satu orang pasien yang sedang mondok dilayani  oleh Dokter, Perawat (Ners), Ahli Gizi, Fisioterapi, Okupasi, Farmasi, Keuangan dan lain sebagainya jika diidentifikasi lapang pandang maka Text Box: Resonansi
Text Box: akan kelihatan “tingkrunyek”masalah sampai bingung menaruh angka dalam penjumlahan, ……fantastis bukan?
	Problem (masalah) yang terjadi rumah sakit dapat diartikan sebagai kesenjangan antar kondisi yang dihadapi dengan kondisi yang diharapkan, sedang problem solving adalah pencarian alternatif tindakan untuk menghilangkan kesenjangan antara kondisi yang ada dengan kondisi yang diharapkan rumah sakit. Dengan gambaran masalah tersebut diatas, mindset apa yang pas dibutuhkan atas “tingkruyeknya” masalah?. Dengan  Mindset Problem Solving, yaitu sikap mental mapan karyawan yang

Sukses Story

1

Resonansi

1

Galery

2

Ramuan Anti Stress

2

Tim Sukses PSBH

2

 

 

 

 

Text Box: Edisi 4
Text Box: 27 Maret 2008
Text Box: senantiasa memandang bahwa kesenjangan antara kondisi yang dihadapi sekarang dengan kondisi yang diharapkan adalah suatu problem, serta mencari serangkaian tindakan untuk solusi pemecahan masalah yang ada. 
	Dengan kegiatan PSBH di RSU Banyumas, tepatlah sudah bahwa masalah yang begitu banyak bisa dikurangi/dikupas sedikit demi sedikit untuk mengembangkan cara-cara baru yang inovatif untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat umumnya dan pasien di RSU Banyumas pada khususnya.

MINDSET PROBLEM SOLVING

Text Box: UPAYA MENINGKATAKAN PEMBAYARAN TUNGGAKAN PASIEN   YANG TELAH MENJALANI PERAWATAN (MONDOK) DI RUMAH SAKIT UMUM BANYUMAS 2005

Sukesti