Text Box: Resep-resep pasien rawat jalan yang ada alamatnya hanya mencapai 30 % dan 70 % tidak ada alamat pasien. Dengan  tidak tercantumnya alamat pasien pada resep menimbulkan petugas Farmasi A ragu dalam memberikan obat kepada pasien/keluarga atas resep yang ada, hal ini diasumsikan akan terjadi kesalahan pemberian obat dimana nama pasien dan poliklinik sama tetapi alamat berbeda. Angka kesalahan pemberian obat kepada pasien yang mempunyai nama sama akibat tidak ada alamatnya mencapai 3 – 4 pasien /bulan, sehingga petugas Farmasi A berwajiban menukarkan dan mencari pasien/keluarga yang telah mendapatkan pelayanan obat baik di dalam Rumah sakit maupun alamat tinggal pasien (rumah).
Tujuan
Apakah dengan sosialisasi dan informasi pentingnya mencantumkan alamat di resep bagi 3 petugas poliklinik, 2 Text Box: petugas pendaftaran  di lembar jaminan Askes selama 3 bulan dapat meningkatkan kelengkapan resep dan jaminan Askes sebesar 95 % sehingga menurunkan tingkat keraguan petugas Farmasi A dalam pemberian obat kepada pasien di Intalasi Farmasi A RSU Banyumas.
Pelaksanaan Kegiatan 
Kegiatan di mulai pada Minggu ke III Nopember 2004
Kegiatan selesai Minggu ke-IV Januari 2005
Langkah –langkah yang dilakukan : 
Menyampaikan permasalahan pada rapat koordinasi internal di Instalasi Farmasi A tentang pentingnya mencantumkan alamat di resep dan jaminan Askes pada Senin 22 Nopember 2004 
Membuat desain stempel alamat pasien di resep  bagian bawah nama pasien dan menambah menu alamat pasien pada kolom catatan di komputer Jaminan ASKES dan Text Box: membuat format ceklist pemantauan resep dan penggandaannya pada tanggal 23 Nopember 2004
Mensosialisasikan cara pemantauan atas pelaksanaan alamat di resep/jaminan Askes kepada seluruh Petugas Farmasi A  pada saat operan jaga pagi - sore dan sore-malam-malam - pagi
Menyampaikan permasalahan dalam forum rapat koordinasi Instalasi Rawat Jalan beserta dampak yang terjadi akibat tidak mencamtumkan alamat di resep dan jaminan mutu pada Jumat, 26 Nopember 2004.
Menetapkan 3 petugas  poliklinik (Syaraf, THT, Jiwa},2 petugas pendaftaran Askes (Bu Kuswati dan Bu Sulasih.} sebagai sampel percobaan format alamat dengan stempel yang ada dan pelaksanaan dimulai Senin, 29 Nopember 2004
Text Box: Tidak seorangpun kita sebagai karyawan RSU Banyumas yang senang bila mendapat keluhan bukan ? Tentu saja kita senang, tetapi kita perlu belajar menemukan adanya keluhan dari para pelanggan rumah sakit. Keluhan-keluhan yang disampaikan oleh pasien dan keluarga/penanggung jawab dapat diibaratkan seperti sistem peredaran darah di tubuh kita untuk mencapai kehidupan yang sehat, Text Box: sehingga kita sebagai karyawan rumah sakit juga harus mengenal masalah dan keluhan pelanggan. Apakah hal ini dianggap aneh, cari masalah, kurang gawean ? Mungkin saja, tetapi apa artinya bila kita sebagai karyawan rumah sakit tidak pernah mendengar, tak peduli terhadap keluhan-keluhan ? 
Keluhan adalah sumber energi pelayanan rumah sakit menjadi bermutu dan survival. 
Text Box: Edisi  6
Text Box: 7 April 2008
Text Box: UPAYA MENINGKATKAN PELAYANAN OBAT BAGI PASIEN PESERTA ASKES DI INSTALASI FARMASI A RSU BANYUMAS TAHUN 2004

Ning Pratiwi

Sukses Story

1

Resonansi

1

Galery

2

Ramuan Anti Stress

2

Tim Sukses PSBH

2

Motivational Corner

2

 

 

Text Box: Hal yang harus kita ingat bahwa pelayanan yang kita berikan kepada semua pelanggan tidak akan sempurna, karena setiap pelanggan adalah unik dan pribadi yang berbeda sehingga program pelayanan yang kita berikan tidak mencapai semua target.
Dengan kegiatan PSBH karyawan dilatih untuk mengenal keluhan pelanggan baik pelanggan eksternal (pasien dan keluarga) maupun internal (Karyawan dan Pemilik). 
Text Box: Setelah mengenali keluhan, apa yang kita lakukan agar keluhan dapat dirubah menjadi senyuman ? Banyak sekali dan tergantung situasi, keluhan dan diri kita masing-masing. 
Bersambung hal 2 ....

MENGUBAH KELUHAN MENJADI SENYUMAN